header

6 Jenis Tanaman Pengusir Nyamuk di Kamar, Sudah Coba yang Mana?

Konten [Tampil]

Hi Moms!
Merasa nggak sih bahwa peredaran nyamuk akhir-akhir ini menjadi tak terkendali? Apalagi saat ini tempat tinggal Mom Queen sedang musim pancaroba, nyamuk semakin mudah bertelur dan menetas. Sepertinya ide menggunakan tanaman pengusir nyamuk di kamar boleh dicoba untuk mengusir serangga kecil ini.

Tanaman pengusir nyamuk di kamar

Efek perubahan musim yang tak menentu, menjadikan perkembangbiakan nyamuk lebih cepat dari biasanya. Ketika musim hujan nyamuk bertelur. Tatkala cuaca panas, para telur-telur ini menetas dan siap menyerang manusia. Ini menjadi sangat menjengkelkan, betul kan?

Fakta Tentang Nyamuk


Moms, keseharian kita pasti sudah akrab dengan nyamuk. Selama masa kecil, saya tahunya bahwa nyamuk hanya menggigit di waktu malam. Karena nyamuk sensitif terhadap cahaya matahari. Sekarang, nggak pandang siang atau malam, nyamuk semakin ‘santai’ memangsa darah di siang hari.

Nyamuk menjadi serangga penghisap darah sekaligus menjadi perantara penyebaran berbagai penyakit. Sebut saja beberapa penyakit seperti malaria hingga demam berdarah terjadi karena perantara gigitan nyamuk.

Para Moms yang memiliki bayi, pasti sangat 'gemas' dengan makhluk yang satu ini. Bagaimana tidak, selepas menggigit, nyamuk akan meninggalkan bekas di kulit yang menimbulkan gatal. Kulit bayi akan memerah dan gatal, inilah yang membuat tidur bayi tak nyaman.

Fakta Tentang nyamuk

Namun, tak semua nyamuk itu penghisap darah lho. Berikut ini beberapa fakta tentang nyamuk.

1. Bentuk tubuh

Nyamuk memiliki bentuk tubuh yang mirip lalat, namun nyamuk sedikit lebih kurus dibanding lalat. Nyamuk memiliki 2 sayap tipis, serta 6 kaki yang ramping. Fase hidup nyamuk dimulai dari telur, larva, pupa, hingga menjadi nyamuk dewasa. Dari rangkuman 35 negara terdapat 2.700 spesies nyamuk di dunia.

2. Makanan nyamuk bukan darah, tapi cairan nektar bunga

Ternyata nyamuk itu menghisap darah bukan untuk makan lho. Faktanya makanan nyamuk adalah nektar pada bunga. Nektar adalah cairan dari sari bunga yang rasanya manis.

Untuk apa nyamuk menghisap darah?
Nyamuk menghisap darah untuk memberi nutrisi pada telur-telurnya. Telur nyamuk membutuhkan protein yang terdapat pada darah manusia.

3. Hanya nyamuk betina yang menghisap darah

Karena makanan utama nyamuk bukan darah, maka nyamuk betina tetap menghisap nektar untuk makan. Jadi nyamuk betina saja yang menghisap darah guna memberi nutrisi pada telur-telurnya. Sedangkan nyamuk jantan, tidak tertarik dengan darah.

4. Rasa gatal berasal dari ludah nyamuk

Rasa gatal yang ditimbulkan oleh gigitan nyamuk asalnya dari liurnya. Jadi ketika nyamuk menggigit manusia, serangga kecil ini mengeluarkan liur. Air liur nyamuk ini yang dapat memicu alergi, sehingga kulit terasa gatal.

Tanaman Pengusir Nyamuk di Kamar


Tanaman pengusir nyamuk di kamar sering dijadikan sebagai salah satu cara mencegah peredaran nyamuk di rumah. Jika tanaman diletakkan di depan pintu kamar, tindakan ini dapat mencegah nyamuk masuk ke dalam ruangan.

Namun, sebelum Moms meletakkan tanaman pengusir nyamuk di dalam ruangan, berikut ini panduan meletakkan tanaman pengusir nyamuk di kamar.
  • Gunakan pot kecil yang sesuai dan tetap menjaga kebersihan pot
  • Jumlah tanaman harus disesuaikan dengan besar pot untuk mendapatkan hasil maksimal
  • Pastikan tanaman tetap mendapat asupan sinar matahari yang cukup ya.
  • Dalam 2 hari, keluarkan tanaman pengusir nyamuk ini untuk membuatnya tetap sehat dan tumbuh subur.

Jenis Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa ditanam Dalam Rumah


1. Bunga Lavender

Bunga Lavender

Bunga lavender yang berwarna ungu sangat cantik menjadi tanaman dalam rumah. Bunga lavender yang harum sangat disukai manusia, namun paling dibenci nyamuk. Bunga lavender yang mengandung senyawa linalool dan linalyl asetat. Senyawa inilah yang menyebabkan nyamuk tidak menyukai tanaman lavender karena baunya yang menyengat.

Makanya kemudian minyak bunga lavender sering digunakan sebagai lotion anti nyamuk. Wangi bunga lavender yang kuat dapat mengurangi kemampuan nyamuk dalam mencium. Sehingga nyamuk sangat menghindari bunga yang berwarna ungu ini.

Moms bisa menanam bunga lavender di dalam pot dan diletakkan di dalam kamar. Dengan adanya bunga lavender ini nyamuk enggan hinggap disana. Tapi perlu diingat bahwa bunga lavender sangat tergantung dengan sinar matahari, pastikan tetap memperhatikan kebutuhan sinar matahari bunga ini ya Moms.

2. Marigold

Marigold

Bunga marigold tentu sangat menarik perhatian kita, warnanya yang kuning keemasan tentu menambah cantik pekarangan rumah. Namun, bunga marigold memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk. Apabila kamu meletakkan bunga marigold di depan pintu atau jendela, tentu saja dapat menghalangi masuknya serangga seperti nyamuk maupun kecoa lho.

Kandungan senyawa pyrethrum dan fitokimia pada bunga marigold ampuh mengusir nyamuk. Kedua senyawa ini banyak digunakan untuk mengusir serangga. Aehingga jika menanam marigold di dalam pot kecil dan diletakkan di dalam kamar, sangat cocok sebagai tanaman pengusir nyamuk.

3. Geranium

Bunga geranium ternyata termasuk salah satu tanaman pengusir nyamuk lho. Ada banyak jenis bunga geranium. Bunga geranium yang memiliki bentuk serta warna yang cantik bukan hanya bisa dimanfaatkan sebagai tanaman estetika, namun bisa dimanfaatkan sebagai pengusir serangga seperti nyamuk.

Bunga geranium mengandung geraniol dan sitronelol. Kedua kandungan ini terdapat pada bagian daun hingga bunga geranium. Bunga geranium juga sering digunakan sebagai pestisida nabati.

4. Seledri

Seledri

Seledri atau daun sop bukan hanya menambah sedap masakan. Selain sebagai bumbu aromatik seledri juga ampuh mengusir nyamuk lho. Seledri kerap dijadikan sebagai salah satu tanaman yang baik untuk mengusir nyamuk.

Moms bisa meletakkan tanaman seledri di dekat jendela kamar untuk mengurangi jumlah nyamuk. Kemudian pada pagi harinya, tanaman seledri dapat dikeluarkan kembali. Karena seledri dapat tumbuh subur apabila mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

5. Rosemary Plant

Rosemary

Jenis tanaman ini pasti sudah tak asing lagi ditelinga kan? Ya, tanaman rosemary (Salvia rosmarinus) ternyata termasuk tanaman yang tak disukai nyamuk lho. Selain banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu aromatik, rosemary juga cocok sebagai tanaman pengusir nyamuk di rumah.

Tanaman rosemary memiliki batang dan daun yang lancip dengan bunga yang berwarna ungu. Jika ditanam di dalam pot kecil, tanaman ini sempurna sebagai penambah kesan alami di dalam rumah. Selain berfungsi sebagai penghias ruangan yang alami, rosemary juga memiliki baunya yang kuat dan sangat dibenci oleh nyamuk.

6. Serai Wangi

Serai wangi memiliki warna batang yang sedikit berbeda dengan serai untuk masak ya Moms. Jika serai masak berwarna putih, serai wangi memiliki warna batang yang sedikit ungu kehitaman. Sesuai warnanya, serai wangi memiliki aroma yang wangi dan khas.

Tak heran serai wangi juga banyak digunakan sebagai campuran minyak anti nyamuk. Kandungan zat seperti geraniol, metil hepteno, serta sitronelal pada serai wangi sangat tidak disukai nyamuk. Serai wangi bisa ditanam di dekat jendela kamar saja ya. Hal ini sudah cukup ampuh untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.

Penutup


Tanaman pengusir nyamuk ini adalah salah satu ikhtiar untuk mengurangi peredaran nyamuk di dalam rumah, terutama di kamar. Nyamuk yang terkenal gesit dalam pergerakan bakalan cukup bikin kita nggak nyenyak tidur.

Diantara beberapa tanaman pengusir nyamuk di kamar ini, ada yang sudah kamu coba atau ada yang sudah menanam benih dari tanaman ini? Boleh sharing pengalamannya dong bagi yang sudah nyobain.

Salam,
Mom Queen

Referensi:
https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/13339/0
https://enesis.com/id/artikel/bunga-pengusir-nyamuk/
http://puskesmaskedungbanteng.banyumaskab.go.id/news/47365/mengenal-nyamuk-anopheles-aedes-dan-culex

Phai Yunita S Wijaya
Hi Im Yunniew, ibu dengan 3 orang anak yang memiliki hobby menulis dan literasi. Marriage and parenting enthusiast, Womanpreneur dan Consultant franchise Laundry and minimarket, ibu pembelajar, dan tukang review produk temen :)
Newest Older

Related Posts

Post a Comment